Penjelasan tentang Penempatan Posisi Kerja

Penjelasan tentang Penempatan Posisi Kerja

Penempatan Anggota pada jabatan, posisi ataupun departement tertentu, yang akan di dasarkan pada penilaian subjektif oleh pihak Upline/ pihak manajemen, dan/ ataupun pada kebutuhan perusahaan.

Perusahaan kami memiliki dua jenis penempatan divisi, yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Penempatan divisi ini dibagi menjadi 2 (dua) jenis, penempatan divisi primer dan sekunder. Dalam implementasi nya, penempatan anggota ke divisi sekunder sering nya berlaku untuk Anggota dengan status Magang.

Penempatan divisi sekunder dan primer

Penempatan divisi sekunder adalah penempatan di suatu divisi dengan deskripsi kerja yang sesuai kebutuhan perusahaan. Meskipun posisi tersebut tidak sesuai dengan jurusan yang diambil di perkuliahan/ sekolah mereka sebelum nya. Contoh nya; Anggota dengan status Magang dari jurusan manapun mungkin akan ditempatkan di bagian Marketing juga untuk membantu mengisi kebutuhan disana, disamping mereka akan di tempatkan di divisi Primer juga.

Penempatan Divisi Primer adalah penempatan di suatu divisi dengan deskripsi kerja yang sesuai dengan jurusan, latar belakang dan kemampuan ketrampilan yang mereka miliki. Sebagai contoh, Anggota dengan status Magang dari jurusan Broadcasting, akan ditempatkan ke departement Public Relation di bagian Broadcasting.

Jadi, Anggota dengan jurusan, latar belakang dan kemampuan ketrampilan Broadcasting, akan ditempatkan di bagian Broadcasting dan Marketing. Kebijakan mengenai hal ini akan dijelaskan dibawah ini nanti.

Penjelasan Kebijakan penempatan divisi sekunder dan primer

Keadaan struktur kerja yang terjadi di perusahaan kami adalah; terdapat kebutuhan yang sangat besar dan sangat kecil di suatu divisi tertentu. Sebagai contoh nya, departement Marketing terdapat sebuah divisi yang memiliki kebutuhan yang besar untuk di isi hingga ratusan orang. Sedangkan, di departement Broadcasting hanya memiliki kebutuhan kecil disana.

Di lain sisi, praktek kerja itu tidak hanya mengerjakan sesuatu yang hanya seputar jurusan perkuliahan/ sekolah dari Anggota tersebut. Dalam bekerja, ada hal lain yang disebut dengan ilmu terapan, yang harus di pelajari dan di kuasai juga. Contoh nya adalah; ilmu komunikasi, manajemen, administrasi, dll.

Untuk mendapatkan ladang praktek yang luas untuk mendapatkan keterampilan mengenai ilmu terapan, mereka harus di tempatkan di bagian lain juga. Menempatkan Anggota di satu divisi primer, dengan jam terbang yang pendek, hanya akan membuat mereka memiliki sedikit waktu dalam mempelajari ilmu terapan.

Keputusan dalam Penempatan Divisi

Penempatan Divisi dan beserta posisi nya akan dipertimbangkan dari sisi kemampuan dan kedisiplinan Anggota, dan juga tersedia nya posisi tersebut atau tidak. Hal ini sering berlaku untuk anggota dengan status Magang. Seorang Anggota yang dari jurusan Teknik Informatika, belum tentu bisa membuat kode program (meskipun dia berasal dari jurusan TI). Kami melihat banyak kejadian semacam ini. Anggota seperti ini, tentu saja tidak bisa di masukan ke dalam divisi Android Apps, Javascript Development, dll, yang membutuhkan skill programing yang tinggi. Meskipun Anggota tersebut meminta untuk masuk ke divisi tersebut, tetapi tidak mungkin kami mengijinkan nya.

Begitu pula dalam contoh lain di divisi Client Administrator yang membutuhkan kedisiplinan tinggi untuk memegang posisi tersebut. Anggota yang memiliki disiplinitas yang rendah, sering tidak masuk kerja, yang dimana Anggota tersebut meminta untuk di tempatkan dalam divisi tersebut, tentu kami akan menolak permintaan itu.

Sedangkan, penempatan juga akan di dasarkan atas slot yang tersedia. Apabila terdapat Anggota yang memenuhi syarat untuk masuk ke divisi Client Administrator, tetapi slot di dalam divisi tersebut sudah terisi penuh, maka Anggota tersebut tidak dapat ditempatkan disana.

Jadi, penempatan Divisi akan ditentukan dari kebutuhan perusahaan, tersedia atau tidak nya posisi yang diminta, kemampuan, kedisiplinan, dan hal lain nya sesuai dengan ketentuan masuk pada divisi yang hendak dimasuki.

Solusi atas Penolakan Pengerjaan Projects dan Assignment ke Divisi yang di inginkan

Penempatan divisi akan di dasarkan atas pertimbangan banyak faktor yang beragam. Hal ini biasanya menjadikan dilema oleh Anggota dengan status Magang yang diharuskan untuk memegang aktivitas kerja sesuai jurusan nya ataupun membuat projects di dalam divisi yang harus dia masuki namun tidak bisa mereka masuki karena kurang nya kemampuan ataupun persyaratan. Baca selengkapnya disini: Solusi atas Pengerjaan Projects Formal dan Masuk ke Divisi yang di inginkan.

Subscribe
Notify of

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments