Pemberhentian Kerja

Pemberhentian Kerja, atau bisa disebut dengan “Dikeluarkan dari Perusahaan”, adalah sebuah keputusan dari perusahaan dengan dicabutnya keanggotaan, atau dikeluarkan nya seseorang dari perusahaan, karena beberapa alasan sbb: Dirasa tidak mampu melakukan tugas dan kewajiban kerja nya, anggota dirasa tidak memiliki kedisiplinan untuk memenuhi segala macam tugas dan tanggung jawab nya, melakukan pelanggaran berat, melakukan pelanggaran berulang.

Pemberhentian Kerja dilakukan apabila batasan Absensi tidak masuk kerja telah tercapai, dan/ atau mendapatkan Surat Peringatan dengan jumlah maksimal. Di section ini akan dibahas hak- hak yang akan didapatkan oleh Anggota apabila terjadi pemberhentian kerja kepada mereka, ataupun hal- hal yang terjadi kepada mereka setelah keputusan “Pemberhentian Kerja” dikeluarkan.

KETETAPAN

FILTERED BY: UMUM

  • Pemberhentian kerja akan dilakukan apabila Anggota mendapatkan Surat Peringatan (SP) 3 atau poin pelanggaran telah mencapai batas.

KONSEKUENSI

  • Anggota di haruskan membayar ganti rugi atas kerusakan dan kerugian yang di timbulkan, apabila ada.
  • Segala jenis hasil kerja harus diberikan kepada pihak perusahaan.
  • Anggota harus menyelesaikan administrasi atas pemberhentian kerja apabila ada.
  • Anggota harus menyelesaikan pekerjaan nya sampai pada titik aman nya, apabila diminta.
  • Apabila Anggota tidak memenuhi konsekuensi atas pemberhentian kerja yang harus nya dia lakukan, maka Anggota mungkin akan mendapatkan Blacklist dan/ atau Penyelesaian masalah ke jalur Hukum

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.