Ketentuan Umum

Ketentuan Umum

  1. Mendaftar dan bertindak melakukan aktivitas kerja, sesuai dengan ketetapan status Anggota yang di pilih dan ditetapkan.
  2. Masuk kerja sesuai dengan ketetapan hari dan jam kerja yang telah dipilih.
  3. Bersedia terkena Blacklist, membayar denda ataupun di keluarkan tanpa syarat dari perusahaan, apabila Anggota tidak bisa melakukan kewajiban nya, terbukti melanggar aturan ataupun melanggar ketentuan.
  4. Mensetujui dan mentaati ketentuan administrasi universal.
  5. Bersedia mengikuti berbagai macam perubahan aturan ataupun ketentuan di dalam perusahaan.
  6. Teguran secara lisan kepada anggota yang melakukan pelanggaran aturan adalah bersifat optional, dan termasuk pada “Etika” dan bukan nya aturan. Pihak perusahaan memiliki hak untuk memberikan keputusan bahwa anggota “Melakukan Pelanggaran” dengan/ atau tanpa teguran lisan terlebih dahulu.
  7. Perhitungan administratif dilakukan setiap 1 minggu sekali. Bagi yang baru masuk, dilakukan setelah 2 minggu pertama.
  8. Ketika durasi kerja sudah selesai, Anggota wajib untuk tetap membangun komunikasi guna konsolidasi dengan perusahaan selama 2 (dua) bulan. Apabila perusahaan merasa terdapat beberapa hal yang status nya masih issue (bermasalah), mantan Anggota wajib untuk bekerja sama dengan perusahaan untuk menyelesaikan issue tersebut. Adapun isu yang dimaksud adalah termasuk:
    1. Tugas yang belum selesai dikerjakan
    2. Membutuhkan informasi tambahan terkait aktivitas kerja yang dilakukan oleh Anggota ataupun yang berhubungan dengan Anggota ketika mereka masih berstatus sebagai Anggota Aktif.
    3. Kelengkapan administrasi tambahan yang dibutuhkan pihak Perusahaan dari mantan Anggota.

Berdasarkan Status

MAGANG, EMPLOYEE, CO FOUNDER

  1. Peserta akan mendapatkan Surat Peringatan atau Poin Pelanggaran apabila tidak menjalankan aktivitas kerja sesuai SOP (Prosedur), ketentuan, aturan dan budaya kerja perusahaan.
  2. Ketetapan yang tidak dilakukan, yang dikarenakan alasan external yang tidak berhubungan dengan kendali yang dimiliki oleh perusahaan, tidak bisa dijadikan pembenaran. Contoh: Alasan WiFi mati, lupa, tidak bisa masuk ke dalam internal sites, dll.
  3. Hak anggota (kelengkapan administrasi, pengiriman dokumen, refund, proses administrasi selanjutnya, dll) tidak akan diberikan/ tidak akan diproses/ tidak akan direpon, apabila:
    1. Tidak dikirimkan sesuai ketentuan.
    2. Terdapat kekurangan administrasi atau informasi.
    3. Tidak dilakukan/ dipesan sesuai prosedur.
    4. Tidak melalui jalur komunikasi yang benar.
    5. Tidak menggunakan sarana/ prasarana/ platform yang telah ditentukan (contoh: menaruh uang di kantor untuk pembayaran).
  4. Miskomunikasi: Anggota dianggap memahami setiap maksud dari dokumen yang ada (prosedur kerja, ketentuan, aturan, cara, dll) karena Anggota diperkenankan untuk bertanya apabila ada hal yang tidak jelas, tidak dimengerti atau tidak diketahui.
  5. Setiap anggota menyatakan siap menjalankan kerja bakti kebersihan kantor, tanpa gaji atau uang lembur, yang dilakukan diluar jam kerja.
    1. Anggota menyatakan bersedia biaya denda sebesar Rp. 25.000 (dua puluh lima ribu) apabila tidak bersedia ikut dalam pelaksanaan.
  6. Anggota bersedia ditempatkan pada divisi/ departement manapun, sesuai kebutuhan Perusahaan, meskipun tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan ataupun keterampilan nya. Baca selengkapnya: Penjelasan tentang Penempatan Posisi Kerja
  7. Anggota diwajibkan membuat surat pernyataan sesuai ketentuan untuk membaca ulang apabila akan melakukan appeal.
  8. Pembayaran, mengurus ijin, dan segala jenis kepengurusan lain nya, memiliki jangka waktu/ durasi/ deadline yang ditentukan. Tindakan kepengurusan sesuatu hal yang dilakukan melebihi/ diluar waktu/ deadline yang ditentukan, tidak akan di tindak lanjuti.
  9. Anggota yang menolak ketetapan ataupun perubahan ketetapan (penempatan, perubahan jadwal, lokasi kerja, dan ketetapan lain nya), akan tetap dianggap untuk harus mengerjakan aktivitas kerja di dalam/ pada/ sesuai ketetapan tersebut.
    1. Penolakan yang dilakukan oleh Anggota, dengan tindakan tidak mengerjakan tugas dan kewajiban di dalam/ pada/ sesuai ketetapan tersebut yang ditetapkan untuk mereka, akan tetap di hitung oleh Pihak Perusahaan.
  10. Anggota Tidak Boleh Menanyakan Tugas lebih lanjut yang diberikan kepada nya
    1. Sebuah tugas yang diberikan oleh Pemimpin Divisi kepada para Anggota memiliki berbagai macam sifat. Terkadang, tugas yang diberikan adalah berupa jasa yang dipesan oleh pihak/ orang luar, operan order dari penyedia layanan lain (dari jaringan STAR SHARE juga), sebuah tugas uji coba/ riset/ pengembangan dari organisas, dll.
    2. Banyak sekali ragam macam nya. Anggota tidak berhak menanyakan lebih lanjut tentang: identitas Klien, tujuan tugas dan untuk siapa tugas tersebut dikerjakan. Karena keterangan atas pertanyaan semacam itu sangat panjang untuk dijelaskan
    3. Pada dasarnya, Pemimpin Divisi yang memberikan order tersebut kepada Subordinat nya juga tidak mendapatkan informasi semacam itu dari atasan nya yang mendelegasikan tugas tersebut.
  11. Penilaian:
    1. Penilaian performa yang sudah ditetapkan, tidak bisa diganggu gugat lagi.
    2. Penilaian performa akan di mandatkan kepada Kepala Divisi. Anggota menyatakan setuju untuk menerima penilaian performa dari Kepala Divisi yang di tunjuk oleh pihak Management Perusahaan.
    3. Nilai performa diberikan oleh pihak perusahaan yang bersifat subjektif.
  12. Melakukan aktivitas kerja sesuai dengan Standard Operational Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
  13. Mengikuti dan melaksanakan semua aturan kerja yang telah ditetapkan.
  14. Menyetujui semua ketentuan yang telah ditetapkan.
  15. Mengikuti perintah yang diberikan oleh pihak Atasan (Kepala Divisi, Administrator Utama, dll).
  16. Memberikan informasi/ pelaporan yang benar dan jujur.
  17. Bersedia melakukan semua kewajiban kerja.
  18. Mematuhi semua kebijakan yang telah dikeluarkan perusahaan.
  19. Menerima semua keputusan yang ditetapkan oleh perusahaan.

FREELANCER

  1. Jika terlalu banyak kesalahan yang Anda buat, kami akan memberikan Anda waktu istirahat (absen) atau Cuti Ketidakmampuan Bekerja, dimana Anda bisa memikirkan pemecahan masalah tentang aktivitas kerja Anda tersebut dengan tenang dan santai, kemudian melanjutkan pekerjaan tersebut lagi di tanggal yang kami tentukan.
    1. Tujuan nya: Agar anggota bisa menenangkan diri dan memecahkan masalah yang dihadapinya diluar jam kerja (dengan keadaan yang lebih santai).

Leave a Reply